Pelangi di Hati Langit Part 2

Senin, 09 September 2013

Keesokan harinya, di tempat kuliah..

"Lama sekali sih Langit keluar. Dia bertelur kali di kelas" omelku sambil menunggu di depan koridor kelas Langit. "Pelangii !", teriak seseorang. Ternyata Rere, aku kira siapa fikirku. "Udah mendingan kamu Angi' ? kalok capek gak usah datang, nanti makin drop.". "gapapa, Liat udah cantik gini udah sehat ginii kok. Haha.. Kamu kemarin kenapa Re'?" tanyaku. Dia diam mematung, lalu gelagapan " eh, gapapa. Hehe..". jawabnya salah tingkah. "Hoyy, ngomongnya berduaan tapi ributnya sekampung ", sahut Zevan yang tiba-tiba muncul sambil merangkul Rere."cieeh, udah baikan nih, Makanya Re jangan galau terus!" kataku. "Baikan? maksudnya?" tanya Zevan dengan muka linglung."Hehe, gak kok Angi'. Langit mana ngi'? Belum keluar? Lama banget" ceplos Rere cepat. "iyanih, dari tadi di tungguin, katanya balik bareng". Panjang umur, Langit yang sedang kita bicarakan ternyata baru saja keluar dari kelas. Akupun berlari kecil menghampirinya. Braak. tiba-tiba aku jatuh sebelum sampai ketempat langit. Sakit, kakiku tiba-tiba lemas dan jatuh. Sial sekali. Lalu Langit membantuku berdiri dan mengomel, "gak tau pelan-pelan. Padahal kita juga jalan kok kesana."
"Hehe, Kan aku kangen Langit."jawabku iseng. "duileeh, ini cewek ngerayu aja bisanya. Pacar siapa sih gombal gini?". Hahaha, kami hanya tertawa bersama dan berjalan ke tempat parkir. Tanpa ku sadari ternyata dibelakang Rere sudah menangis lagi sambil memeluk Zevan. Zevan kebingungan dan hanya mendekap Rere. Rere kenapa? Lalu Rere mulai bercerita. Zevan pun ikut merasa lemas, dia bingung harus berbuat apa. Dia tidak menyangka hal seperti ini bisa terjadi di sekitarnya. Terjadi kepada  orang yang disayanginya.

***

"Ini Rhabdomyosarcoma. Kamu mungkin pernah dengar ini di film. Tapi kamu harus tahu Ngi'. Penyakit ini bukan cuma ada di film. Ini bisa terjadi dimana saja, bisa menyerang siapa saja. namanya kanker jaringan Lunak. dia bisa menyerang otak, leher, vagina. Penyebabnya banyak, seperti mengonsumsi makanan yang mengandung berbagai zat kimia berbahaya, mengonsumsi rokok dan alkohol, terpapar radiasi dari gelombang elektromagnetik dan logam berat, serta faktor genetik.  Jika kanker ditemukan di jaringan kepala, biasanya akan menimbulkan gejala neurologis seperti ganggaun keseimbangan tubuh, pusing, dan mual." 
Langit kembali mengingat kata-kata temannya yang ada di fakultas kedokteran. Diapun sekarang sedang browsing ke internet. Mencari-cari apa penyebab penyakit ini bisa menyerang seseorang, bagaimana penyakit ini tumbuh dan berkembang, bagaimana penyakit ini berusaha menyakiti satu-satunya Cinta yang Langit jaga selama ini. Dia tak menyangka ketika Rere datang ke kost pelangi, dia tidak menyangka akan mendengar kenyataan sesungguhnya yag sedang terjadi pada Pelangi. Ini alasan kenapa Pelangi selalu suka jatuh tiba-tiba, ini alasan kenapa pelangi terkadang mual tiba-tiba. Inilah alasan mengapa air mata Pelangi jatuh tanpa henti tatkla rasa pusing datang menggerogoti kepala Pelangi. Langit berfikir selama ini Pelangi hanya terlalu lelah, terlalu banyak berfikir keras. Langit fikir Pelangi hanya sedang stres karena jauh dari mamanya. Ternyata Pelangi yang ada dihatinya harus mengalami kesakitan seperti ini. Kenapa harus Pelangi? Kenapa harus Pelanginya Langit? Satu-satunya perempuan yang membuat Langit menjadi orang paling berharga. Pelangi menjadikan Langit satu-satunya Cinta yang ada di hatinya. Dan ketika penyakit itu datang menghampiri kekasihnya, Langit tak bisa berbuat apa-apa. Langit tak tahu harus bagaimana. Langit tak bisa menahan kesedihannya. Air matanya turun perlahan melawan ketegarannya. Jangan Pelangiku tuhan..
"sayang?" Langitpun menoleh kebelakang, kearah Pelangi yang sedang mengamatinya sejak tadi. "Kamu kenapa nangis?" Tanya pelangi sambil memperhatikan layar monitor yang tadi diperhatikan Langit. "Ini.. browsing apa? ini apa sayang?" tanyanya heran. "ii.. ini.. " Langit tergagap. Matanyapun terlihat sembap. "ini tugas sayang" jawab Langit sambil Tersenyum.

***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS